Skripsi / Tugas Akhir

20200011187
MAFTUKHIN



ANALISIS INTEGRITAS TRADISI AMALIYAH KE-NU-AN DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DAN PERMASALAHANYA DAAN PERMASALAHANYA DALAM PRAKTIK DI MAJELIS WAKIL CABANG (MWC) NU KECAMATAN BULAKAMBA


Abstrak - Maftukhin, NIM. 20200011187: Analisis Integrasi Tradisi Amaliyah Ke-NU-an Dalam Pendidikan Islam Di Era Revolusi Industri 4.0 Dan Permasalahannya Dalam Praktik Di Majlis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Bulakamba, Semarang: Program Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Wahid Hasyim Tahun 2021. Kata Kunci: Integrasi, Tradisi Amaliyah Ke-NU-an, Pendidikan Islam, Era Revolusi Industri 4.0 Lembaga Pendidikan Di Dalam NU Harus Bisa Bersaing Dengan Lembaga Pendidikan Luar. Kemajuan Inovatif Dan Masa Industrialisasi Tidak Hanya Membutuhkan Usia NU Yang Lebih Muda Untuk Dapat Membaca Dan Mengarang, Tetapi Juga Untuk Memahami Dan Menguasai Ilmu Pengetahuan Yang Praktis Tanpa Batas. Oleh Karena Itu, Lembaga Pendidikan NU Juga Harus Tanggap Terhadap Kemajuan Ilmu Pengetahuan, Inovasi Dan Data Dengan Bekerja Pada Kapasitas Pengurus Lembaga Pendidikan, Pengajar, Mahasiswa Dan Landasan Pembelajaran Inovasi Dan Data, Serta Peningkatan Ilmu Pengetahuan. Hal Ini Tentunya Dibarengi Dengan Eksekusi Sifat-sifat Aswaja Sebagai Teknik Untuk Memahami Setting Sosial Yang Dapat Melahirkan Perilaku Humanis. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Memahami Dan Menganalisis: (1) Integrasi Tradisi Amaliyah Ke-NU-an Dalam Pendidikan Islam Di Era 4.0 Belum Berjalan Secara Maksimal; (2) Kendala Oleh Integrasi Tradisi Amaliyah Ke-NU-an Dalam Pendidikan Islam Di Era 4.0; (3) Dampak Integrasi Amaliyah Ke-NU-an Terhadap Karakter Ahli Sunnah Siswa Dalam Pendidikan Islam Di Era 4.0. Penelitian Ini Menggunakan Pendekatan Kualitatif Jenis Penelitian Lapangan. Metode Pengumpulan Datanya Adalah Observasi, Wawancara Dan Dokumentasi. Teknik Analisis Data Menggunakan Model Analisis Interaktif Miles Dan Huberman Yang Mencakup Empat Komponen Yaitu Pengumpulan Data, Reduksi Data, Penyajian Data Dan Penarikan Kesimpulan. Pengecekan Keabsahan Data Menggunakan Teknik Triangulasi, Yakni Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data Yang Memanfaatkan Sesuatu Yang Lain Dalam Membandingkan Hasil Wawancara Terhadap Objek Penelitian. Temuan Penelitian Menunjukkan Bahwa: (1) Bergantinya Kegiatan Yang Berlangsung Secara Tatap Muka Langsung Seperti Istighotsah, Pengajian, Shalawatan Dan Lain-lain, Sekarang Sudah Beralih Menjadi Kegiatan Virtual Baik Itu Berupa Zoom Meeting Atau Aplikasi Youtube Yang Keuntungannya Bisa Di Akses Oleh Siapa Saja Dan Kapan Saja; (2) Kendala Yang Dihadapi Dalam Mengintegrasikan Tradisi NU Dalam Pendidikan Islam Di Era 4.0 Memungkinkan Berasal Dari Factor Eksternal Seperti Sikap Apatis Orang Tua; Situasi Lingkungan Sekitar Sekolah; Para Ilmuwan Yang Kadang Disalahtafsirkan; Implikasi Kemajuan IT. Kemudian Dari Kendala Internal Antara Lain Guru Kurang Berkompeten; Manipulasi Manajemen; Pendekatan Guru Bersifat Tradisional; Menipisnya Rasa Solidaritas; Masalah Waktu. (3) Dampak Integrasi Amaliyah Ke-NU-an Terhadap Karakter Siswa Dalam Pendidikan Islam Di Era 4.0 Menjadi Tantangan Tersendiri Bagi Kaum Nahdliyin Untuk Bisa Menyaring Yang Jelas Dari Masuknya Era Teknologi, Sehingga Tidak Akan Terjerumus Kedalam Kondisi Yang Penuh Kerusakan.
Silahkan login untuk meminjam