Skripsi / Tugas Akhir

19200011037
ABDUL GHOFUR



ANALISIS PEMIKIRAN SYEKH MUHAMMAD SHOLEH BIN UMAR AL-SAMARANI TENTANG TAUHID DALAM KITAB TARJAMAH SABIILUL A'BID ALAA JAUHAROH AL-TAUHID DAN RELEVANSINYA DENGAN TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM.


Abstrak - Kata Kunci: Analisis, Pemikiran, Tauhid, Dan Pendidikan Islam. Ada Beberapa Kenyataan Di Indonesia Yang Menunjukkan Sisi Negatif Dari Perilaku Hampir Seluruh Lapisan Masyarakat, Hal Ini Disebabkan Karena Kualitas Ketauhidan Yang Mereka Miliki Hingga Kuranglah Pulalah Kualitas Keislamannya. Misalnya Banyaknya Kasus Tawuran, Merebaknya Narkoba Dan Obat-obatan Terlarang. Selain Itu Di Masa Sekarang Banyak Bermunculan Paham-paham Dan Juga Ajaran-ajaran Yang Sesat Dan Menyesatkan Kepada Masyarakat Dengan Berkedok Sebagai Agama Islam, Yang Justru Sebenarnya Sangat Menyimpang Dari Aqidah Islam. Kitab Sabilul A’bid A’la Jauharotul Tauhid Ini Merupakan Kitab Yang Banyak Menjelaskan Tentang Tauhid Yang Ditulis Oleh Ulama’ Nusantara, Atau Guru Dari Ulama’ Nusantara Yang Berasal Dari Semarang Sendiri. Penelitian Ini Berusaha Untuk Menjawab Persoalan Sebagai Berikut: (1) Bagaimana Kandungan Kitab Sabilul A’bid A’la Jauharotut Tauhid Karya Syekh Muhammad Sholih Bin Umar Al-Samarani (2). Bagaimana Pemikiran Syekh Muhammad Sholeh Ibn Umar Al-Samarani Dalam Kitab Sabilul A’bid A’la Jauharotut Tauhid Tentang Pendidikan Tauhid. (3). Bagaimana Relevansi Pemikiran Syekh Muhammad Sholeh Ibn Umar Al-Samarani Dalam Kitab Sabilul A’bid A’la Jauharotut Tauhid Terhadap Masa Depan Pendidikan Islam Di Indonesia. Penelitian Ini Tentang Pemikiran Tokoh, Dengan Teknik Pengumpulan Data Dalam Penelitian Ini Menggunakan Dua Jenis Pengumpulan Data, Pertama Menggunakan Study Kajian Pustaka (Library Reseach) Dimana Proses Pengkajian Data Menggunakan Literature Dan Penelitian Terdahulu, Kedua Menggunakan Metode Hemeneutika. Kesimpulan Dari Penelitian Adalah (1) Kitab Tarjamah Sabiilul ‘Abiid ‘Alaa Jauharotut Tauhid Yang Didalamnya Mengandung Kitab Jauharoh Al-Tauhid Karya Syekh Ibrahim Al-Laqani Adalah Sebuah Karya Dengan Bahasa Jawa Yang Menggunakan Huruf Arab Pegon Menjelaskan Tentang Atauhid Supaya Mudah Dipahami Masyarakat Awam Jawa. (2) Syekh Muhammad Sholeh Bin Umar Al-Samarani Menjelaskan Bahwa Kewajiban Pertama Bagi Mukallaf Adalah Makrifatullah. Beliau Menyebut Dirinya Termasuk Golongan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. (3) Kitab Terjamah Sabilul ‘Abid ‘Ala Jauharah Al-tauhid Berisikan Tentang Tauhid Dan Akhlak. Materi Tauhid Dalam Kitab Ini, Yang Merupakan Pondasi Untuk Membentuk Kepribadian Muslim. Selain Itu Untuk Membentuk Keimanan Dalam Diri Seseorang Perlu Melalui Proses Yang Didahului Dengan Pengetahuan Tentang Allah SWT Sehingga Kitab Terjamah Tauhid Sabilul ‘Abid ‘Ala Jauharah Al-Tauhid Ini Menjadi Sangat Relevan Sebagai Dasar Dalam Pendidikan Islam, Terlebih Yang Beraqidah Ahlussunnah Wal Jama’ah.
Silahkan login untuk meminjam