Skripsi / Tugas Akhir

18200011196
AKHMAD AWALUDIN



IMPLIKASI IMPLEMENTASI PROFESIONALISME GURU PAI DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NUSANTARA MARGASARI TEGAL


Abstrak - ABSTRAK Akhmad Awaludin, NIM.: 18200011097, Implikasi Implementasi Profesionalisme Guru PAI Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Di SMP Nusantara Margasari Tegal, Semarang: Program Magister Pendidikan Agama Islam UNWAHAS Tahun 2010. Kata Kunci: Profesionalisme Guru, Mutu Pendidikan, Pendidikan Agama Islam. Penelitian Ini Dilatarbelakangi Oleh Beberapa Hal Diantaranya Guru PAI Di SMP Nusantara Margasari Tegal Di Era Sebelum Tahun 2020 Belum Mampu Mengajar Secara Profesional. Hal Ini Berdampak Mutu Pendidikan Agama Di Sekolah Tersebut Tidak Pernah Mengalami Peningkatan. Pencapaian Prestasi Siswa Mengalami Kenihilan. Begitu Pula Dengan Guru Tidak Memiliki Pamor Di Luar Serta Tidak Mampu Menunjukan Keprofesionalannya Sebagai Pendidik Yang Berkualitas. Oleh Karena Itu Sekolah Mencanangkan Program Peningkatan Profesionalisme Guru PAI Melalui Berbagai Kebijakan Dan Kegiatan. Hal Ini Berimplikasi Pada Peningkatan Prestasi Peserta Didik Serta Peningkatan Profesionalitas Guru Dalam Mengajar Dan Mengembangkan Tugas Profesional Lainnya. Penelitian Ini Merupakan Jenis Penelitian Lapangan Dengan Menggunakan Pendekatan Kualitatif. Pengumpulan Data Dilakukan Melalui Metode Observasi, Wawancara Dan Dokumentasi. Adapun Responden Dalam Penelitian Ini Adalah Kepala Sekolah, Guru, Siswa. Hasil Penelitian Menunjukan Bahwa: Pertama, Implementasi Peningkatan Profesional Guru Dilakukan Melalui Kebijakan Kepala Sekolah Dalam Membuat Program-program Secara Progresif Dalam Bentuk Workshop, Menjalankan Supervisi Serta Monitoring Dan Evaluasi Terhadap Profesionalisme Guru Dalam Mengajar, Mengembangkan Jejaring Kerjasama, Dan Sebagainya. Kedua, Faktor Pendukung Dari Kegiatan Tersebut Adalah Kepala Sekolah Memiliki Kebijakan Progresif Dalam Mengembangkan Profesionalisme Guru, Adanya Reward And Punishment Secara Bijak, Sistem Rekruitmen Guru Secara Profesional, Serta Dukungan Dari Kerjasama Dengan Institusi Lain. Penghambat Dari Kegiatan Tersebut Adalah Kurangnya Dana Untuk Mengoptimalkan Kegiatan Pengembangan, Kurangnya Dukungan Masyarakat, Gaji Guru Dan Minimnya Sarana Prasarana Serta Kebijakan Kurikulum Yang Kerap Mengalami Perubahan. Ketiga, Peningkatan Profesionalisme Guru Berimplikasi Pada Meningkatnya Prestasi Siswa Mencapai Skor 4,05 Serta Peningkatan Profesionalisme Guru Dalam Mengajar Yakni 44,11% Guru Selalu Mengajar Secara Profesional Serta 38,23% Guru Seringkali Mengajar Secara Profesional.
Silahkan login untuk meminjam