Skripsi / Tugas Akhir

20200011086
INDARTI



IMPLIKASI PEMBELAJARAN AL-QUR'AN METODE UMMI DENGAN PEMBIASAAN TAHSIN BAGI GURU DAN SISWA TK DI KABUPATEN SEMARANG


Abstrak - ABSTRAK Indarti, NIM : 20200011086. Implikasi Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi Dengan Pembiasaan Tahsin Bagi Guru Dan Siswa TK Di Kabupaten Semarang. Semarang: Program Magister Pendidikan Agama Islam UNWAHAS Tahun 2022. Kata Kunci : Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi, Tahsin. Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi Adalah Salah Satu Metode Membaca Al-Qur’an Yang Digunakan Untuk Memperbaiki Bacaan Al-Qur’an Guru Dan Siswa TK Di Kabupaten Semarang. Metode Ini Digunakan Karena Kepala Sekolah Dan Guru Merasakan Bahwa Guru Dan Siswa Belum Membaca Al-Qur’an Sesuai Standar. TK IT Al Hidayah, TK IT Nurul Islam Tengaran, TK IT Nurul Islam Getasan, Dan TK IT Izzatul Islam Adalah Sekolah-sekolah TK Yang Unggul Di Kabupaten Semarang Yang Menggunakan Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi. Keempat Sekolah Tersebut Menggunakan Metode Ummi Dan Menerapkan Tahsin Untuk Guru Dan Siswanya Agar Menghasilkan Kualitas Unggul Dalam Membaca Al-Qur’an Sesuai Kaidah. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mendeskripsikan Dan Menganalisis Latar Belakang Penerapan Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi Dengan Pembiasaan Tahsin, Mengetahui Implementasi Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi Dengan Pembiasaan Tahsin, Mendeskripsikan Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi Dengan Pembiasaan Tahsin, Dan Mengetahui Implikasi Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi Dengan Pembiasaan Tahsin. Penelitiann Ini Menggunakan Penelitian Lapangan (field Researh) Dengan Pendekatan Kualitatif. Sumber Data Dalam Penelitian Ini Antara Lain Kepala Sekolah Dan Guru. Teknik Pengumpulan Data Yang Digunakan Adalah Wawancara, Dokumentasi, Dan Observasi. Teknik Keabsahan Data Menggunakan Metode Triangulasi. Teknik Analisis Data Menggunakan Tahap Reduction, Display, Conclution/verification. Hasil Temuan Penelitian Ini Menunjukkan Bahwa : (1) Pembelajaran Al-Qur’an Yang Diajarkan Pada Siswa Harus Sesuai Standar Kaidah Tajwid Sehingga Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi Dengan Pembiasaan Tahsin Bagi Guru Dan Siswa TK. (2) Implementasi Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi Dengan Pembiasaan Tahsin Bagi Guru Dan Siswa TK Di Kabupaten Semarang Meliputi Tahapan-tahapan : (a) Pembukaan. (b) Apersepsi. (c) Penanaman Konsep. (d) Pemahaman Konsep. (e) Latihan/ Keterampilan. (f) Evaluasi. (g) Penutup. (3) Waktu Pelaksanaan Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi Dengan Pembiasaan Tahsin Memiliki Kesamaan Yaitu 60 Menit Dalam Satu Kali Tatap Muka Dan Dilaksanakan 4 Kali Dalam Satu Pekan. (4) Implikasi Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi Dengan Pembiasaan Tahsin Bagi Guru TK Di Kabupaten Semarang Yaitu (a) Guru Terbiasa Membaca Al-Qur’an Sesuai Dengan Tajwid. (b) Guru Lebih Berhati-hati Ketika Membaca Al-Qur’an. (c) Guru Terbiasa Membaca Al-Qur’an Dengan Tartil. (d) Guru Lebih Terlatih Dalam Mengajarkan Al-Qur’an Terhadap Siswa Di Sekolah. (e) Guru Lebih Berkompeten Dalam Mengajarkan Al-Qur’an Terhadap Masyarakat. Implikasi Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi Dengan Pembiasaan Tahsin Bagi Siswa TK Di Kabupaten Semarang Yaitu (a) Siswa Terbiasa Membaca Di Jilid 1-2 Dengan Pendek Cepat. (b) Siswa Terbiasa Membaca Al-Qur’an Sesuai Dengan Tajwid. (c) Siswa Terbiasa Menghafal Surat-surat Pendek Di Juz 30 Dengan Tartil
Silahkan login untuk meminjam