Skripsi / Tugas Akhir

19200011076
PRAYITNO



MANGANAN DI DESA JANJANG KECAMATAN JIKEN KABUPATEN BLORA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM


Abstrak - ABSTRAK Prayitno, NIM 19200011076.Manganan Di Desa Janjang, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora Dalam Perspektif Pendidikan Islam, Semarang: Program Magister Pendidikan Agama Islam UNWAHAS Tahun 2021. Kata Kunci: Manganan Janjang, Perspektif Pendidikan Islam. Tesis Ini Berjudul ‚’Manganan Di Desa Janjang Kecamatan Jiken Kabupaten Blora Dalam Perspektif Pendidikan Islam‛. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mendeskripsikan Dan Menganalisis Maksud Dan Tujuan Tradisi Manganan Bagi Masyarakat, Kegiatan-kegiatan Yang Dilaksanakan Dalam Acara Tradisi Manganan Dan Perspektif Pendidikan Islam Terhadap Kegiatan-kegiatan Dalam Tradisi Manganan Di Desa Janjang Kecamatan Jiken Kabupaten Blora. Identifikasi Perspektif Pendidikan Islam Pada Manganan Janjang Dilakukan Melalui Analisis Terhadap Proses Dan Tatacara Pelaksanaannya, Serta Mengetahui Persepsi Masyarakat Terhadap Tradisi Manganan. Penelitian Ini Adalah Penelitian Kualitatif. Pengumpulan Data Dilakukan Dengan Cara Wawancara, Observasi Dan Dokumentasi Berupa Foto-foto Peristiwa Pelaksanaan Tradisi Manganan. Data Yang Terkumpul Kemudian Dianalisis Dengan Menggunakan Pendekatan Historis, Teologis, Sosiologis, Pedagogis, Budaya Dan Pendekatan Filosofis.Dipaparkan Secara Deskriptif-kualitatif. Hasil Penelitian Ini Menunjukkan Bahwa Tradisi Manganan Janjang Masih Eksis Dirayakan Oleh Masyarakat Desa Janjang, Karena Menyimpan Berbagai Nilai Pendidikan Islam Yang Sangat Tinggi.Bentuk Pelaksanaannya Sangat Memperhatikan Sistem Peradatan Dan Tradisi, Menjunjung Tinggi Nilai-nilai Musyawarah Yang Telah Dilakukan Bersamasama Semua Komponen Masyarakat. Pelaksanaan Tradisi Manganan Merupakan Identitas Masyarakat Desa Janjang Dalam Memanifestasikan Rasa Syukur Kepada Tuhan Yang Maha Esa Atas Keberhasilannya Bertani Selama Satu Tahun. Implikasi Penelitian Ini Adalah : Bagi Warga Masyarakat Senantiasa Melestarikan Tradisi Manganan Ini Dengan Melakukan Pembaruan Yang Lebih Fokus Kepada Nilai-nilai Pendidikan Islam. Untuk Menjaga Eksistensi Tradisi Lokal Ini Dibutuhkan Kepedulian Pemerintah, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama Dan Para Peneliti Untuk Terus Menumbuhkembangkannya, Dengan Memaparkan Makna-makna Yang Terkandung Didalamnya Agar Terus Terimplementasi Dalam Kehidupan Bermasyarakat.
Silahkan login untuk meminjam