Skripsi / Tugas Akhir

19200011040
MUBASYIR



PEMIKIRAN KH. SHODIQ HAMZAH TENTANG PENDIDIKAN ISLAM DI PONDOK PESANTREN ASSHODIQIYYAH


Abstrak - ABSTRAK Mubasyir, NIM 19200011040, “ Pemikiran KH. Shodiq Hamzah Tentang Pendidikan Islam Di Pondok Pesantren Asshodiqiyyah”, Tesis: Program Pascasarjana Universitas Wahid Hasyim. Kata Kunci: Pemikiran Pendidikan Islam, Pondok Pesantren Karakteristik Pesantren Sebagai Lembaga Tafaqquh Fiddin, Didesain Sedemikian Rupa Agar Kondusif Untuk Membentuk Santri Sebagai Muslim, Mukmin Dan Muhsin, Yang Berakhlkaqul Karimah. Maka Misi Yang Diemban Pesantren Sebagaimana Misi Nabi Yaitu " Innama Bu'itsntu Liutammima Makarimal Akhlaq. Hal Itu Wajar Karena Pesantren Di Samping Diakui Sebagai Lembaga Tafaqquh Fiddin, Juga Dianggap Sebagai Benteng Akhlak. Betapa Banyak Orang Tua Yang Mengirim Anaknya Ke Pesantren Supaya Anaknya Berakhlak Yang Baik. Pendidikan Islam Di Pondok Pesantren Asshodiqiyyah Menurut KH. Shodiq Hamzah Pada Dasarnya Tidak Jauh Berbeda Dengan Proses Pendidikan Islam Dipesantren Pada Umumnya Yaitu Adanya Materi Aqidah, Syariah Dan Akhlak Dengan Berbagai Kitab Kuning Yang Diajarkan, Begitu Juga Ketika Pendidikan Agama Islam Itu Diberikan Kepada Santri Yang Berupa Masyarakat. Studi Ini Dimaksudkan Untuk Menjawab Permasalahan Sebagai Berikut Bagaimana Pemikiran KH. Shodiq Hamzah Tentang Pendidikan Islam Dan Bagaimana Implementasinya Di Pondok Pesantren Asshodiqiyah ? Jenis Penelitian Ini Adalah Kualitatif Yakni Pemikiran Tokoh. Dalam Hal Ini Untuk Mengetahui Pemikiran KH. Shodiq Hamzah Tentang Pendidikan Islam Di Pondok Pesantren Asshodiqiyyah Dalam Hubungannya Diinternal Pesantren Maupun Dengan Masyarakat, Sifat Watak, Pengaruh-pengaruh Internal Dan Eksternal Yang Membentuk Pemikirannya, Serta Mengetahui Sejauh Mana Posisi Dan Kontribusi Dalam Perkembangan Pendidikan. Sumber Data Primer Yang Peneliti Ambil Adalah Dokumen Hasil Wawancara Dengan Kiai, Wawancara Dengan Pengurus Dan Santri Serta Putra Beliau. Data Sekunder Dari Buku, Literatur, Jurnal Dan Artikel Tentang Pendidikan Karakter Dan Pondok Pesantren Dan Teknik Pengumpulan Data Melalui Observasi, Wawancara Dan Dokumentasi, Data Yang Telah Di Dapat Kemudian Dianalisis Dengan Metode Analisis Deskriptif Kualitatif. Pemikiran KH Shodiq Hamzah Tentang Pendidikan Islam Nampaknya Berbeda Dengan Ladjid (2005:56) Yang Diamini Oleh Sebagian Para Ahli Bahwa Pendidikan Islam Meliputi Meliputi Aqidah, Syariat Dan Akhlak, Sedangkan KH Shodiq Hamzah Menekankan Ahlussunnah Waljamaah Sebagai Point Penting Dalam Pendidikan Islam Sebagaimana Diwujudkan Dalam Visi, Misi Dan Kegiatan Di Pesantren Bahkan Ada Pembelajaran Khusus Ahlussunnah Waljamaah Yang Dilaksanakan Dipesantren Dengan Materi ASWAJA. Implementasi Pemikiran KH Shodiq Hamzah Tentang Pendidikan Islam Guna Membentuk Pribadi Santri Yang Mulia, Cerdas, Berkarakter Ahlu Sunnah Wal Jama’ah, Pesantren Asshodiqiyah Membiasakan Santri (peserta Didik) Melakukan Amaliah-amaliah Ahlus Sunnah Wal Jamaah Seperti Dziba’an, Tahlilan Setiap Malam Jum’at, Sholat Berjamaah, Dzikir, Membaca Asma’ul Husna, Manaqiban, Dan Pengajian Yang Sudah Ditentukan Di Pesantren. Guna Membentuk Pribadi Santri Yang Mulia Dan Berkepribadian Luhur Berdasarkan Keimanan, Ketaqwaan, Akhlakul Karimah, Dan Nilai-nilai Keagamaan Pondok Pesantren Asshodiqiyyah Membiasakan Mengkaji Tafsir Al Qur’an Al Bayan, Nasaihul Ibad, Qalbul Qur’an, Dsb Dan Belajar Di Madrasah Diniyyah. Menjalankan Tradisi Ta’dzim Kepada Kiai Dan Ustadz, Orang Tua, Relasi Dengan Kawan Di Pesantren Dan Masyarakat
Silahkan login untuk meminjam