Skripsi / Tugas Akhir

18200011046
Mukhamad Rofii



PENANAMAN NILAI-NILAI MULTIKULTURAL MELALUI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MP ZAUQOL FURQON DAN SMP NEGERI 42 SEMARANG


Abstrak - ABSTRAK Tesis Dengan Judul “Penanaman Nilai-nilai Multikultural Di Lembaga Sekolah Menengah Pertama (Studi Multi Kasus Di SMP Zauqol Furqon Dan SMP Negeri 42 Semarang)” Ini Ditulis Oleh Mukhamad Rofii Dibimbing Oleh Dr. Tedi Kholiludin, M.SI. Kata Kunci: Multikulturalisme, Pendidikan, Sekolah Hakikat Sekolah Ialah Proses Untuk Membantu Manusia Memanusiakan Manusia Agar Saling Menghargai Tanpa Diskriminasi. Nilai-nilai Multikultural Sangat Penting Untuk Diterapkan Agar Tidak Terjadi Keadaan Yang Intoleran. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Hasil Dari Penanaman Nilai-nilai Multikultural Melalui Pendidikan Agama Islam Di SMP Zauqol Furqon Dan SMP Negeri 42 Semarang. Fakta Bahwa Umat Islam Merupakan Kelompok Mayoritas (majority Society) Dan Nilai Strategis Dunia Pendidikan Dalam Mengembangkan Wacana Multikulturalisme Di Atas, Maka Pendidikan Agama Islam Sebagai Salah Satu Jenis Pendidikan Di Indonesia Yang Memiliki Andil Besar Sebagai Upaya Merawat Kerukunan Dalam Masyarakat Yang Majemuk Melalui Program-program Pendidikan Berwawasan Multikultural. Adapun Pertanyaan Penelitian Ini Meliputi: (1) Bagaimana Model Pendidikan Multikultural Di SMP Zauqol Furqon Dan SMP Negeri 42 Semarang? (2) Bagaimana Proses Pelaksanaan Pendidikan Multikultural Di SMP Zauqol Furqon Dan SMP Negeri 42 Semarang? (3) Bagaimana Implikasi Pendidikan Multikultural Terhadap Perilaku Sosial Peserta Didik Di SMP Zauqol Furqon Dan SMP Negeri 42 Semarang? Adapun Tujuan Penelitian Ini Ialah: (1) Untuk Mengetahui Model Pendidikan Multikultural Di SMP Zauqol Furqon Dan SMP Negeri 42 Semarang. (2) Untuk Mengetahui Proses Pendidikan Multikultural Di SMP Zauqol Furqon Dan SMP Negeri 42 Semarang. (3) Untuk Mengetahui Implikasi Pendidikan Multikultural Terhadap Perilaku Sosial Peserta Didik SMP Zauqol Furqon Dan SMP Negeri 42 Semarang. Untuk Mencapai Tujuan Penelitian Sebagaimana Disebutkan Di Atas, Peneliti Menggunakan Metode Penelitian Kualitatif-induktif Yang Mengambil Setting Lokasi Di Kedua Sekolah. Teknik Pengambilan Data Yang Dilakukan Menggunakan Teknik Wawancara Mendalam, Observasi Partisipasi, Dan Studi Dokumentasi. Hasil Dari Penelitian Berkaitan Dengan Penanaman Nilai-nilai Multikultural Di Lembaga Sekolah Menunjukkan Bahwa Komponen Pertama Dalam Membangun Pendidikan Multikultural Ialah Adanya Kesadaran/pandangan Paradigmatik Terhadap Pendidikan Multikultural. Komponen Kedua Ialah Kurikulum Yang Menawarkan Nilai-nilai Multikultural Untuk Diimplementasikan. Dan Komponen Ketiga Ialah Budaya Sekolah Yang Dikembangkan Untuk Menghargai Ragam Perbedaan Yang Ada Di Sekitar Peserta Didik Dan Masyarakat. Adapun Implikasi Dari Penanaman Pendidikan Multikultural Terhadap Perilaku Sosial Peserta Didik Ditunjukkan Dengan Sikap Keseharian Peserta Didik Di Lingkungan Sekolah Yang Menunjukkan Hasil Penanaman Nilai-nilai Multikulturalisme Seperti: Kerukunan, Kebersamaan, Dan Persaudaraan.
Silahkan login untuk meminjam