Skripsi / Tugas Akhir

18200011005
Dian Fitriana



PERAN EDUKATIF ORANG TUA PADA IBADAH SHALAT FARDHU DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM DI MTSN 2 GROBOGAN


Abstrak - Keluarga Merupakan Instutisi Pendidikan Yang Pertama Dan Utama Dalam Meletakkan Dasar-dasar Pendidikan. Peran Keluarga Yakni Orang Tua Paling Utama Yaitu Dalam Menanamkan Nilai-nilai Keagamaan, Menanamkan Kecintaan Kepada Allah, Mengenal Suri Tauladannya. Adapun Salah Satu Ajaran Islam Yang Harus Diberikan Kepada Anak Dalam Rangka Memebentuk Anak Yang Shaleh Dan Sholalihah Yakni Menlaksanakan Shalah Lima Waktu. Shalat Lima Waktu Menduduki Posisi Yang Sangat Penting Dalam Sebuah Keluarga. Apabila Kedua Orang Tua Bekerja Sebagai Buruh Dan Merasa Terlalu Sibuk Hal Ini Berdampak Pada Terbebasnya Peran Orang Tua Untuk Mendidik Anak Dalam Hal Melaksanakan Ibadah Shalat Karena Digantikan Oleh Guru. Permasalahan Yang Diangkat Dalam Penelitian Ini Adalah Peran Edukatif Orang Tua Pada Ibadah Shalat Fardhu Dalam Perspektif Pendidikan Islam Di MTsN 2 Grobogan.Penelitian Ini Menggunakan Metode Pendekatan Kualitatif Deskriftif. Pengumpulan Data Dilapangan Menggunakan Observasi, Wawancara Dan Dokumentasi. Sumber Data Dalam Penelitian Ini Adalah Guru, Orang Tua, Anak. Hasil Penelitian Ini Menunjukkan Bahwa (1) Peranan Orangtua Dalam Menanamkan Pembiasaan Ibadah Shalat Pada Anak Dengan Menggunakan Cara Pemberian Metode Seperti, Orangtua Mengajak Anak Shalat Berjamaah Baik Di Rumah Maupun Di Masjid, Memberikan Bimbingan Kepada Anak-anaknya Dengan Cara Mencontohkan Dan Mempraktikkan Dengan Pelan-pelan Baik Itu Gerakan Dan Bacaan, Sehingga Ia Akan Memperoleh Hasil Yang Baik Dari Kegiatan Belajar Yang Telah Ia Lakukan. Dan Terakhir Yaitu Dengan Memberikan Nasihat. (2) Adapun Faktor Pendukung Yaitu Adanya Sarana Prasarana Yang Memadai, Sehingga Membuat Proses Belajar Menjadi Tenang, Nyaman, Dan Akan Membuat Anak Mudah Dalam Menerima Pelajaran. Adanya Lingkungan Yang Baik, Sehingga Membuat Anak Berperilaku Baik. Serta Adanya Dukungan Dari Orangtua, Yang Menginginkan Anaknya Menjadi Anak Shalih Dan Shalihah. Faktor Penghambatnya Yaitu, Adanya Siaran Televisi, Sehingga Menjadi Penghalang Bagi Anak Dalam Pembelajaran. Senangnya Anak Dalam Bermain, Yang Akhirnya Membuat Anak Lupa Akan Ibadah. Dan Kesibukan Dari Orangtua, Sehingga Membuat Anak Lebih Sering Bermain Sendiri, Dan Kurangnya Perhatian/ Keteladanan Dari Orangtua. Serta Lingkungan Pertemanan, Seperti Teman Yang Tidak Mengenal Waktu Dan Tidak Diperkenalkan Ilmu Agama Oleh Orangtuanya Bisa Membawa Dampak Negatif Yang Membuat Anak Lainnya Malas Dan Memilih Bermain.
Silahkan login untuk meminjam