Skripsi / Tugas Akhir

19200021018
MUSLIHIN



STUDI ANALISIS PEMIKIRAN WAHBAH AL-ZUHAILY TENTANG JUAL BELI SAHAM DALAM KITAB AL-MUAMALAH AL-MALIYAH AL-MUASHIRAH


Abstrak - ABSTAK Muslihin, NIM.: 19200021018. Studi Analisis Pemikiran Wahbah Al-Zuhaily Tentang Jual Beli Saham Dalam Kitab Al-Muamalah Al-Maliyah Al-Muashiroh, Semarang: Program Magister Hukum Ekonomi Syariah UNWAHAS Tahun 2021 Kata Kunci: Analisis Pemikiran Wahbah, Jual Beli Saham Perkembangan Zaman Yang Begitu Cepat Dan Munculnya Permasalahan-permasalahan Kontemporer Khususnya Dalam Dunia Transaksi, Hal Itu Perlu Adanya Kajian Serius Yang Memberikan Hukum Tentang Permasalahan Tersebut. Wahbah Al-Zuhaily Adalah Salah Satu Ulama Tersohor Yang Memberikan Jawaban-jawaban Atas Permasalahan Kontemporer Yang Semakin Berkembang Itu. Untuk Mengkaji Pemikiran Wahbah, Penulis Merujuk Pada Kitabnya Yang Berisi Tentang Banyak Hal Mengenai Transaksi Modern Sebagai Sumber Utama Yang Berjudul Al-Muamalah Al-Maliyah Al-Muashirah Dengan Membandingkan Karya Wahbah Yang Lainnya Seperti Mausu’ah Fiqh Al-Islami Wa Al-Qadhaya Al-Muashirah, Fiqh Al-Islami Wa Adillatuhu Dan Buku-buku Lainnya Yang Dapat Mendukung Penjelasan Tesis Ini. Adapun Langkah Yang Digunakan Yaitu Mengggunakan Data-data Kepustakaan (library Research) Yang Bersifat Deskriptif Analitis, Yaitu Sebuah Penelitian Yang Memberikan Gambaran Secara Deskriptif Dengan Menggali Secara Mendalam Terkait Dengan Pola Penggalian Hukum Yang Digunakan Oleh Wahbah Al-Zuhaily. Pendekatan Yang Digunakan Adalah Pendekatan Interpretasi (interpretative Aproach) Dengan Memahami Pemikiran Seorang Tokoh Yang Terdapat Dalam Karya-karyanya. Analisis Komparatif Juga Tidak Terlepas Untuk Memahami Secara Konprehensif Pemikiran Wahbah Al-Zuhaily. Hasil Dari Penelitian Ini Bahwasannya Pemikiran Wahbah Dalam Memberikan Hukum Mengenai Jual Beli Saham Dalam Kitabnya Al-Muamalah Al-Maliyah Al-Muashirah Sangatlah Bagus Dan Menarik, Beliau Menguraikan Satu Per Satu Hukum Jual Beli Saham Beserta Menyebutkan Macam-macam Sahamnya. Beliau Mempunyai Pandangan Lain Mengenai Saham Luar Biasa Atau Saham Bonus Dengan Para Ulama Lainnya, Menurut Pandangan Beliau Saham Luar Biasa Tidak Boleh Diperjual Belikan Dikarenakan Tidak Sesuai Dengan Prinsip Akad Musyarakah Yaitu Kesamaan Hak Dan Keadilan Antar Emiten.
Silahkan login untuk meminjam